•  

    Terima kasih atas kepercayaan kamuDalam bertransaksi trading forex di Salma Markets!

    Cukup membuat deposit minimal $ 1 ke akun Anda!

    Dapatkan kondisi trading terbaik dan penawaran bonus yang menarik! Yuk segera berinvestasi trading forex! di Salma Markets! Dan dapatkan kondisi trading terbaik!

    Salma Markets - berinvestasi dalam kemenangan Anda!

  • toolbarCollapseOpenAccount_1
  • Salma Kabinet Klien

    • Pengaturan pribadi
    • Akses ke semua layanan Salma
    • Statistik dan laporan terperinci tentang perdagangan
    • Berbagai macam transaksi keuangan
    • Sistem mengelola beberapa akun
    •  Perlindungan data maksimum
  • cabinet_client1

Berita Pasar

Informasi yang direkomendasikan

demo Berita Pasar

Nilai Emas Menguat, Disebabkan Greenback yang Melemah

Nilai emas kembali menguat cukup signifikan seusai akhir pedagangan Kamis di tutup. Tepatnya pada (22/7) pagi hari WIB bangkit dari kerugian sehari sebelumnya. Kondisi yang wajar mengingat dollar belum stabil.

Bisa dikatakan dollar masih mengalami perlemahan cukup tinggi. Disebabkan oleh banyak faktor terutama dari pada minyak dunia dan hal-hal lainnya. Ditambah lagi dengan ECB yang bergabung dengan bank sentral lainnya.

Lebih memilih dukung kenaikan suku bunga kepada fokus interest terhadap inflasi. Bukan mencegah resesi sama yang dilakukan oleh AS. Sehingga membuat dollar yang notabene mata uang dunia, makin lemah posisinya.

Banyak investor lebih percayakan kepada emas dibanding dengan dollar. Sebuah hal wajar karena memang emas lebih tahan dibanding dari pengaruh inflasi. Hal ini jelas mengakibatkan terjadi kenaikan nilai emas.

 

Naiknya Nilai atau Harga Emas di Dunia

Terjadi penutupan harga di divisi Comex New York Exchange, dimana harganya naik sampai 0,78 persen atau naik 13,2 USD per ons. Tepatnya ditutup pada 1.713,40 USD yang naik lebih besar.

Sedangkan untuk emas berjangka malah terperosot pada nilai 10,5 USD atau 0,61 persen dar pada sebelumnya. Menjadi 1.700,20 USD pada (20/7) Rabu silam. Kondisi ini buruk setelah meningkat hari sebelumnya.

Meski begitu kondisi ini tetap membuat harga emas naik secara keseluruhan. Ditambah dengan ECB atau Bank sentral eropa, menaikan suku bungan sampai 50 basis poin. Memberikan kekuatan kepada currency Euro.

Kondisi ini jelas akan memperkuat posisi Euro dibandingkan Dollar. Dengan begini dollar makin ditekan saja posisinya dan membuatnya makin kehilangan peran. Banyak negara sudah hilang trust terhadap dollar untuk sekarang.

Terbukti dengan currency dollar mengukur greenback terhadap enam mata uang dunia lainnya. Berada dibawah 107 pada (21/7) Kamis silam. Kondisi ini turun 2 angka dari semenjak level paling tinggi 2002.

Sebab ada taruhan akan kenaikan suku bungan agresif dari FED.  Ujar Craig Erlam Analis OANDA “Ini merupakan sesi lain yang bergejolak dan satu di mana emas tampaknya telat kembali disukai”. 

Ditambah dengan pertanyaan mendukung perbaikan harga emas, ECB yang alami Hawkis mungkin berada di belakang layar. Tetapi reli komoditas emas memang sudah melampaui dari pada dollar oleh banyak orang.

Dukungan Data Ekonomi AS Terhadap Emas

Kondisi tersebut juga makin diperkuat dengan data baru yang dirilis oleh AS. Tepat tanggal (21/7) silam departemen tenaga kerja AS melaporkan bahwa pengangguran AS naik dari 7000 menjadi 251 ribu.

Pengangguran ini jelas akan memperburuk posisi dari pada dollar. Kondisi seperti ini bisa semakin mempercepat adanya inflasi. Sebenarnya AS sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kondisi tersebut dengan bantuan subsidi.

Namun masyarakat AS yang cenderung sudah berpola pikir maju. Memilih untuk tidak putarkan uang dan menggunakan investasi. Khususnya crypto yang dinilai menjanjikan, sehingga tidak ada perputaran uang yang terjadi sehari-hari.

Kondisi ini jelas menyebabkan banyak usaha merugi dan mempercepat pengangguran. Terlebih banyak usaha yang sudah menggunakan robot. Membuat masyarakat yang tidak mau berusaha akan menjadi pengangguran bahkan gelandangan tanpa rumah.

Kondisi AS memang sedang parah dan mengindikasikan kepada inflasi besar. Kondisi ini bisa mengancam PAX AS yang akan segera berakhir. Dibuktikan dengan laporan FED Bank of Philadelphia mengenai indeks manufaktur.

Dimana menurut laporan terjadi penuruan indeks ke negatif 12,3 pada juli dari negative 3,3 pada juni sebelumnya. Pembacaan nilai negatif tunjukan kontraksi dalam aktivitas manufaktur di dalam negeri Amerika Serikat.

Kondisi tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap emas saja, dimana logam mulai lainnya juga ikut meningkat. Perak pada pengiriman kontrak bulan September naik 5,1 sen atau 0,27 persen dari pada sebelumnya.

Itu berarti membuat harga dari pada Perak naik sampai 18,719 USD per onsnya. Tidak cukup tinggi tapi juga sudah bagus untuk kenaikannya. Lalu untuk platinum juga naik cukup tinggi terakhir.

Bahkan sampai 12,2 dollar AS untuk jatah pengiriman Oktober. Dimana ini menjadi indikasi bahwa harga platinum naik 1,44 persen pada angka 858,7 USD per ons. Hampir semua logam mulai naik.

Sebab dollar AS yang melemah buat banyak investor memilih untuk menyimpan kekayaan pada jalur teraman. Jelas logam mulia menjadi pilihan terbaik. Sebab tidak terlalu terpengaruh dengan dollar tanpa underlaying tersebut.

 

 

 

 

 

KOMENTAR DI SITUS

FACEBOOK

Tampilkan komentar yang lebih lama
bg_custom-support

ic_info 24/5 Dukungan Pelanggan

Tim dukungan pelanggan kami yang berdedikasi siap memberikan dukungan lokal dalam 10 bahasa.